|

DIDUGA SINDIKAT PENGGELAPAN MOBIL RENTAL: DITANGKAP POLISI, KORBAN TERUS BERDATANGAN KE POLSEK SIBIRU - BIRU

Terduga Oknum Penggelapan Mobil Rental mengaku   bernama Bejo
dan kemudian mengaku AS


Gambar CCTV Terduga Pelaku Penggelapan
Rental Toyota Innova Rebon dan Honda Brio Agustus 2023



Deli Srdang: www.focuskejar.co.id - 

Warga Deli Tua berhasil menangkap terduga pelaku sindikat penggelapan mobil modus rental di Kebun Tebu, Desa Tunggo Rongo, Kecamatan Binjai Timur.

Korban bersama rekan - rekannya mengetahui keberadaan mobil Avanza BK 1984 ABP sedang berada di wilayah Sunggal.

Kepada awak media, Korban Samuel Hutasoit (36) mengaku kesal terhadap Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal karena saat dibutuhkan untuk menangkap salah satu pelaku sindikat penggelapan mobil tidak merespon. 

"Kami mendampingi teman kami yang menjadi korban penggelapan 2 unit mobil. Kami sendiri masyarakat sipil sebagai korban mengejar si pelaku. Ini tadi ditemukan awalnya di wilayah Sunggal. Pas di Sunggal mereka (pelaku) membuka GPS, dan kami saat itu menelepon Kanit Reskrim Polsek Sunggal namun tidak ada tanggapan. Karena tidak ada bantuan dari pihak kepolisian, kami melakukan pengejaran sampai di daerah Binjai Timur, disana kami dibantu masyarakat kebun tebu dan dibantu salah seorang personil Polsek Binjai Timur," jelas Samuel sembari memberitahukan bahwa korban sedang dimintai keterangan oleh penyidik, Selasa (28/5/2024).

Samuel Hutasoit dibantu oleh Jakub kaban, Pona Tarigan, Roma Tarigan, Erwin Kliat yang ikut melakukan pengejaran. dan akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku.

Samuel Hutasoit juga mengucapkan terima kasih kepada salah satu personil Polsek Binjai Timur yang sudah merespon dengan cepat dan ikut mengamankan pelaku.

"Kami ucapkan terima kasih kepada abangda yang sudah merespon cepat dan membawa pelaku ke Polsek Sibiru - biru," ungkapnya.

Saat ini puluhan korban terus berdatangan ke Polsek Sibiru biru guna memastikan laporan - laporan yang serupa. Salah  satu korban yang telah mengkonfirmasi kehilangan Mobil yang diduga dilakukan oleh Pelaku mengatakan bahwa terduga pelaku ini sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan pada Bulan Agustus 2023 yang menggelapkan 2 unit mobil sekaligus yakni Toyota Innova Rebon BK 1931 XAA dan Honda Brio.BK 1731 ISA Namun Laporan korban tidak membuahkan hasil padahal Rekaman CCTV terlihat jelas wajah pelaku mirip pelaku yang saat ini di tangkap Polsek Sibiru-biru, Korban mengatakan bahwa sempat mendeteksi posisi mobilnya di Sunggal dan sesuai titik GPS namun setelah dikejar GPS nya sudah di copot pelaku, kejadian itu terjadi sekitar Agustus 2023 yang lalu, jelasnya.


Kapolsek Sibiru - biru saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. "Masih diperiksa, nanti dikabari," ungkap AKP Nathanail Sitepu SH.

Dihimpun dari surat penerimaan laporan, korban atas nama Rebby Barus (36) melaporkan pelaku atas nama Antoni Situmorang (AS) karena menggelapkan mobil Avanza Velos warna hitam BK 1984 ABP.

Mobil itu rencananya digunakan pelaku untuk membuka travel Medan - Samosir dan dirental selama 10 hari.

Kejadian pada hari Sabtu, tanggal 25 Mei 2024 sekira pukul 11:00 Wib bertempat di Perumahan Griya Asri, Dusun V, Desa Sidomulyo, Kecamatan Biru - biru, Kabupaten Deliserdang.

Pada saat dilakukan pengecekan GPS, mobil yang dirental berada di Kelambir Lima dalam posisi tidak bergerak selama 5 jam, pelapor merasa curiga dan segera melakukan pengecekan ke lokasi sesuai GPS.

Pada saat pelapor berada diperjalanan, mobil yang dirental bergerak mengarah ke Diski. Selanjutnya, setelah diikuti lagi ternyata GPS yang dipasang dimobil pelapor sudah berpindah ke mobil minibus yang lain.

Akhirnya pelaku dapat ditangkap di daerah kebun tebu, Desa Tunggo Rongo, Kecamatan Binjai Timur.

G. Seniman dari TIM KENZIRO NEWS mengatakan Polisi Harus serius menangani masalah penggelapan ini, sangat meresahkan masyarakat, hal ini juga pemicu banyaknya jual beli kendaraan yang menjajakan kendaraan tanpa surat-surat dimedia sosial. bukan tidak mungkin tindakan kriminal seperti ini yang menjadi pelakunya. oleh karena itu kasus ini harus kita kawal dan Polisi harus tranparan menakukan penyelidikan kasus ini, sebab puluhan korban dari beberapa Polsek di wilayah kerja POLDA Sumut belum berhasil menuntaskan masalah penggelapan ini, kami menduga kasus ini bisa terkait dengan sindikat, sebutnya.


Untuk Lihat video:

https://www.instagram.com/reel/C7hIeHkJekc/?utm_source=ig_web_copy_link

Komentar

Berita Terkini